Wednesday, September 28, 2011

Kangen Piaraan :'(

wuaahhhh kangen piaraan maksimal!
di saat stress kelarisan tugas begini, yang gue kangenin tingkat kos-kosan adalah Boni, anjing di rumah gue.
kenapa ya? apakah doi bisa ngebantu gue nyelesein tugas-tugas gue dengan sekali meng-guguk?
sayangnya tidak :'( *menataptembok*
tapi, gue rasa dia adalah mood booster gue. ya, walopun satu-satunya kata yang bisa dia keluarin cuma "gukguk", tapi demi apapun dia bisa ngembaliin mood gue jadi baik.
apa yang dia lakuin sehingga bikin mood gue balik? Bukan, bukan dengan nyanyiin gue lagu paporitnya yang berjudul "guguk" atau ngedongengin gue tentang kisah "putri salju bersama 7 guguk", buuutttt......... kepolosannya!
Iya, kepolosannya sebagai anjing dari keluarga baik-baik yang bikin mood gue bisa baik lagi. Jadi, karena dia anjing polos, pas doi tidur di kolong kursi, gue suka seret dia keluar dengan narik buntutnya. Dia pun sempet mengelak dengan mata beler yang mengisaratkan kalimat keluhan, "Ohhh Guk, guk guk guk guk guk!" (Translated: Oh, men! gue pengen molor bentar lagi aja, men) Tapi, gue yang dengan ketidak-mengertian gue dengan bahasanya hanya bisa nerusin nyeret body doi sampai dia akhirnya mau keluar dan diajak main lempar bola.
Ohh, boniiiii... guee kangeeeeennnnnnn........ :'(
sayang sekarang lo berada jauh di rumah dan gue di kos, tapi gue tetep padamu, bon! :*

Tuesday, September 27, 2011

Mahasiswa Juga Harus Profesional

Pembaca sekalian, tolong toloooooongg jangan empet sama tulisan saya ya karena lagi-lagi postingan kali ini masih berkaitan dengan "TUGAS". Kayaknya gue perlu membuat label postingan khusus "edisi galau-in tugas" ><

Jadi, waktu gue lagi asik-asiknya online sambil ngerjain tugas *eh*, tiba-tiba terbersit sebuah kalimat di benak gue, "mahasiswa juga harus profesional." karena setelah dipikir-pikir dan diterawang-terawang (duit palsu kali ah -_-"), di saat mahasiswa tertimpa timbunan tugas, di situlah keprofesionalan mereka sebagai mahasiswa diuji. Dari sisi edukasi (cielaaah, merek es krim apa lagi tuh?), mahasiswa memang dituntut untuk kuliah termasuk ngerjain tugas gue rasa, lagijuga ga mau kan rugi udah bayar uang gedung muahal-muahal tapi kuliah cabut-cabutan?? Selain itu, mahasiswa juga dituntut untuk menjadi mahasiswa aktif semacam mahasiswa kura-kura (kuliah rapat-kuliah rapat) kalau engga mau disebut mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) atau mahasiswa kuda-kuda (kuliah dangdutan-kuliah dangdutan). So, mulai berlomba-lombalah para mahasiswa dalam mengikuti banyak kegiatan di kampus kayak join KBM, LK, atau kepanitaan event kampus, sehingga jam-jam kosong mereka di sela-sela jadwal kuliah akan terisi dengan aneka kegiatan tersebut. Jelas dong, hal itu bagus banget untuk ngembangin bakat dan pribadi mereka sendiri karena dunia kerja nanti akan lebih kejam, kawan! (apasih?! -_______-")

Lalu, dimana hubungannya tugas, mahasiswa kuda-kuda dkk, sama profesionalitas? Hubungannya terletak di bawah ketiak Anda *ehhhhh><*, oke oke kali ini serius. Jadi, hubungannya adalah sebagai mahasiswa dimana termasuk golongan educated people sudah pasti mengenal tanggung jawab dong dan sebagai mahasiswa moderen pastinya akan bertanggung jawab dengan segala hal yang mereka lakuin termasuk kuliah dan beragam kegiatan yang udah dipilih. Di satu sisi, kita bertanggung jawab dalam studi kita dengan ngerjain tugas yang bejibun, tapi di sisi lain kita juga punya tanggung jawab dengan kegiatan-kegiatan lain yang kita ikuti. Nah, di sinilah akan terlihat mana mahasiswa yang profesional dan yang tidak. Mahasiswa juga perlu profesional, coy! belajar profesional sebelum jadi artis. Menurut kamus gue, mahasiswa yang tetep jaga profesionalisme mereka adalah mahasiswa yang dapat mengimbangi studi dan kegiatan yang mereka ambil dengan sedapat mungkin mengusahakan yang terbaik (the best effort) sebagai wujud tanggung jawabnya sehingga baik studi ataupun kegiatannya dapat ter-handle dengan baik tanpa ada satu pihak pun  yang dirugikan/terbengkalai. Emang perlu ada hal-hal yang diprioritaskan dari sekian banyak hal yang menjadi tanggung jawab kita, tapi sekali lagi gue tulis gede-gede kata-kata "sedapat mungkin," "the best effort," dan "ga ada satu pihak yang rugikan." So, keprofesionalan kita sebagai mahasiswa benar-benar diuji di masa sulit (musim tugas) ini dan di situlah komitmen kita diuji pula (nah loh, jadi komitmen -,-") 

So, teman-teman, kita jangan membusungkan dada tinggi-tinggi hanya dengan menyandang julukan mahasiswa kura-kura, tapi banggalah jadi mahasiswa yang profesional juga, ya itung-itung belajar jadi artis lah *lohh*

Oiya, ciri-ciri mahasiswa yang keprofesionalannya dipertanyakan salah satunya adalah nyampurin urusan pribadi dengan kepentingan studi apalagi yang berkenaan dengan kepentingan kelompok atau bersama, so waspadalah waspadalah! *ting!* (<-- iklan curhat --")

Monday, September 26, 2011

Tugas, I HEART youuuu :*

Pernah ga sih kalian sebagai mahasiswa atau siswa tertimpa ribuan tugas berturut-turut? Tugas beserta tetek bengek peraturannya (baca: kemauan dosen/guru yang sumpah-maunya-apa-sih-?!) ngantri di belakang lo kayak lagi ngantri wartel bukan hanya karena efek ditunda untuk menyelesaikannya nanti-nanti, tapi emang orang setekun tekun-tekunnya sekalipun merasa "Ampuuuunnnn, tugasssssss!", bukan lagi minta ampun sama Tuhan, tapi sama tugas? Satu tugas belum ditunaikan, tugas lain datang dengan wajah girangnya? atau mendadak kalian gila dengan tiba-tiba mesen gini di kantin, "Mbak, pesen tambahan waktu 24 jam lagi!" pernah ga kalian kayak yang gue sebutin barusan? pernah ga? pernah ga? (<--nyari temen><) Gue pernah, DONG!

Entah ini perasaan gue aja yang panikan atau emang mahasiswa lain juga berpikir hal yang sama bahwasannya dua minggu awal kuliah semester genap ini tugas bertaburan dimana-mana tanpa kenal ampun! di kelas, di kasur, di dapur, di kantin, bahkan di WC, maksudnya hampir isi kepala gue tugas semua. Padahal baru 2 minggu awal kuliah, tapi nerakanya kayak detik-detik menjelang akhir semester! dan gue pun makin parno gimana kabar gue nanti saat minggu-minggu menjelang akhir semester yang biasanya tugas lebih dahsyat lagi nyerangnya. Tapi, rasanya keanehan ataupun ke-kampret!-an ini bukan cuma perasaan gue aja, karena setelah nginterview temen-temen lain tentang "bagaimana pendapat Anda tentang awal kuliah semester ini? Like atau unlike?" Yap! kebanyakan sependapat sama gue kalau tugasnya terlalu bertubi-tubi. Baik tugas individu, ataupun tugas kelompok.

Gue pun saat ini bukannya mau mengeluh-ngeluh terus, tapi memang rasanya mengeluh itu susah untuk dibendung. Bahkan, ketika mulut gue susah payah untuk tidak bersungut-sungut, raut wajah gue udah mengeluh duluan, raut wajah tidak bisa menolak untuk berekspresi penat. Jadi, kalau lagi lewat di jalan, orang gak usah nyapa "hei, apa kabar?" karena raut wajah sudah menjawab segalanya, segala ke-empet-an gue sama tugas-tugas gak sopan ini, dateng tak dijemput pulang ditelantarin aja.

Mencoba positif? baiklah. Gue mencoba untuk menganggap tugas itu pacar sendiri. Rasanya kalau udah berduaan sama doi, seminggu berasa sehari, sehari berasa sejam, gue butuh waktu lebih panjang dari sekedar 24 jam sehari untuk berduaan sama dia, menikmati masa-masa bersama yang indahnya tiada tara dan enyahlah kau, deadline! Malam minggu aja nge-date? Tiap hari gue nge-date sama dia, tiap jam, tiap menit, tiap detik, kecuali kalau pas nyetor di belakang. Ingin rasanya ada waktu sebentar saja selain tidur untuk melupakannya untuk memberi kesempatan rindu datang, tapi apa daya TUGAS selalu di DEPAN MATA! sehingga yang ada gue hampir kehabisan kata untuk mendeskripsikan betapa tugas terlalu mempesona, menjungkir-balikan hidup gue dengan adaya tariknya.

Kebukti kan betapa minggu-minggu ini gue begitu tergila-gila (gila nyaris dalam arti sebenarnya) sama si tugas sayang!? I HEART you lah, pokoknya! *ciumsayangpakebakiak*


Tuesday, September 20, 2011

SWCU Carnival + Seventeen

Baru-baru ini, tepatnya Sabtu, 17 September 2011, kampus gue ngadain event lagi nih. Event kali ini bisa dibilang bukan event yang baru, malah udah seperti ritual tahunan, sampe kadang-kadang untuk mahasiswa yang udah mulai uzur atau cah-cah skripsi lebih milih ngerem di kos buat tidur atau mantengin skripsinya dibanding nonton event ini. Tapi, sebaliknya event ini merupakan event yang paling ditunggu-tunggu buat mahasiswa angkatan baru, so mereka terlihat sangat amat teramat antusias banget suer ga pake boong saat mengikuti kegiatan yang satu ini. Yang pastinya juga karena walaupun ini event tiap tahun pasti ada, tapi adaaa ajaaa "sesuatu" yang dikemas sedemikian rupa sehingga kegiatan ini lolos tes uji kelayakan untuk ditonton. Apaan tuh event-nya?? This is it, SWCU Carnival dalam rangka penyambutan Maba (Mahasiswa baru angakatan 2011)

Sepengetahuan gue yang engga tau-tau amat dan sedang malas-malasnya cari tau tentang event ini, jadi yang gue tau cuma kegiatan ini melibatkan mahasiswa baru sebagai icon-icon karnavalnya dan pemain perkusinya, komunitas karnavalnya UKSW, komunitas perkusiannya UKSW, panitia-panitianya juga dari mahasiswa/i UKSW dari berbagai fakultas, pokoknya semuanya dipegang sendiri oleh mahasiswa/i UKSW. Yang bikin SWCU Carnival tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya adalah adanya pengiring musik perkusian selama karnaval ini berlangsung. Gue sih ga sempet ngitungin ada berapa maba yang ikutan megang musik perkusi itu, tapi yang jelas buanyak and pastinya ga semua dari mereka punya basic main musik perkusi, tapi hebatnya dengan diimbangi rutinnya mereka latihan, musik yang teralun pun tetep jempolan deh didengernya. Salut untuk komunitas Perkusi UKSW yang ngelatih mereka hanya dalam beberapa hari aja. Jadi, pengiring perkusi itu dibentuk kayak marching band gitu, cuma alat musik yang dipake semua dari barang-barang bekas kayak ember, tong, kayu and bambu yang dirangkai sedemikian rupa, dll. Pula ada mayoretnya yang skill-nya juga oke and pastinya jadi pemanis dalam iringan marching band perkusian itu. Rute karnaval kali ini sama seperti tahun-tahun dulu-dulu, berawal dari kampus UKSW dan berakhir di Lapangan Pancasila, semacam alun-alunnya Salatiga.





Seperti karnaval-karnaval sebelumnya, walopun ini event tahunan, tapi sensasi dan daya tariknya ga pernah karatan. Buktinya, karnaval tahun ini pun menarik banyak mata warga Salatiga untuk membanjiri trotoar, menonton karnaval. Beberapa dari mereka pun ga mau melewatkan untuk poto bareng, sayang kan kalo ga ambil kesempatan poto bareng sama icon-icon karnavalnya yang udah pake kostum beraneka rupa, warna, tema, pokoknya keren dan kreatif gila deh, make-up-nya 'megang' pula! :D Gue sendiri sebenernya juga mau poto bareng tapi apa daya hasrat tak tersampaikan karena isin dan malah lebih tertarik meratiin mas-mas potograpernya (eaaaaaaa -________-") Tapi, ada sedikit yang disayangkan dari karnaval kemarin, cuaca agak kurang mendukung, mendung dan sesekali hujan (jadi hujannya galau gitu, hehe, kadang-kadang turun, kadang-kadang engga), namun tetep yang namanya semangat maba itu tak terkalahkan apapun dan acara tetep lanjuuuuttt!!! :D


Penyambutan maba ini ga hanya disemarakan dengan karnaval hebring binti keren, tapi juga malamnya, Salatiga terspesial UKSW kedatangan salah satu band eksis di Indonesia, loh! Seventeen! Iyap, Seventeen beserta band-band indie lain akan manggung malamnya di lapangan bola UKSW yang udah dibimsalabim jadi concert corner gitu. Seluruh warga UKSW boleh nonton gretong acara ini, tapi buat orang di luar UKSW gue juga kurang tau sih, tapi biasanya mereka tetap bisa masuk dengan berbagai cara yang tak tersekidiki oleh gue, hehe. Sayangnya, gue sendiri engga bisa nonton langsung tuh band manggung, jangan kecewa yah :( (Loohhhhh ><) karena ada satu dan lain hal yang perlu dikerjain. Alhasil gue cuma punya potret panggungnya. Ya, paling engga ini sebagai bukti kalau gue engga bo'ong kok kalo Seventeen beneran manggung di UKSW walopun buktinya kurang kuat ya hmmhh... tp serius kok, Seventeen manggung di UKSW, kecuali kalo gue bilang LP pindah manggung di kampus gue, kalian boleh gak percaya haha!(<-- hasrat ga bisa nonton LP live! ><)


Sekian liputan abal-abal gue tentang event yang baru-baru ini tercipta di kampus gue tercinta. Semoga dengan begini bisa menarik minat turis lokal dan mancanegara untuk berkunjung ke Salatiga (mimpinya, Bung! --") dengan segala keunikannya yang ada. (hashtag)VisitSalatiga!^^ (<-- ujung-ujungnya promosi Salatiga --")

Friday, September 16, 2011

Kenapa Bus Malem?

YUK, mari kita mulai intronya dengan bahasa formal. Sudah barang tentu* kita semua tahu bahwasannya alat transportasi di Indonesia ada beraneka jenis, simpel-nya terbagi menjadi 3 jenis: transportasi darat, udara, dan laut. Lalu terbagi lagi mulai dari yang mahal sampai murahan, dari yang rodanya 4 sampai yang engga ada rodanya (bemo yang lagi masuk ketok magic), dari yang mesti bayar mahal untuk tiketnya sampe yang cuma tinggal nyodorin 2500 jauh-dekat sampai dengan selamat (kalau sopirnya pas lagi ga mabok :p), dari yang 2 jam udah nyampe Jekardah-Solo sampe yang 12 jam baru nyampe di tujuan yang sama, atau dari yang udah canggih setingkat jet sampe yang manual kayak ojek sepeda. Semuanya itu adalah alat yang memudahkan kita untuk bepergian kemanapun, kecuali masa lalu.

Untuk yang suka berpergian ke luar kota yang memakan waktu tempuh hampir semalaman atau yang engga pernah absen menjalani ritual tahunan tiap Lebaran: mudik, pasti udah akrab sama transportasi semacam pesawat, kereta, dan bus malem, kocaknya lagi sekarang bajaj yang udah hidup sejak di zaman pra sejarah (<--berlebayan) pun ga mau ketinggalan dengan ikutan jadi transportasi mudik, nyaingin mobil pribadi sama motor. Kendaraan apapun yang dominan digunakan itu biasanya tergantung dari tebal kocek ataupun dari sisi kenyamanan dan pastinya keselamatan. Gue sendiri menulis ini karena gue sedang ber-pro pada bus malem untuk berpergian ke luar kota (yang pastinya kota yang masih terjangkau dengan transportasi darat), bukan karena gue sales dari salah satu agen bus malem (karena di sini gue gak akan nyebut merek bus manapun sekalipun itu langganan gue. Merek? Kayak sabun colek aja =,=" SUER!), tapi karena keuntungan-keuntungan yang akan gue paparkan (wesssehhhhh gak tamparkan sekalian? #lohh) di bawah ini.


1. Dari segi budget, lumayan terjangkau daripada lumanyun kan, Cing?

Buat yang suka berpergian jauh atau antar kota dan dompet ga tebel-tebel banget atau rekening ga penuh-penuh amat, tapi tetep kudu wajib harus mesti ngotot tetep pergi, tenaaaangggggg kami punya solusinyaa.... (<--tukang obat banget --"): BUS MALEM.

Biasanya kalau soal budget, bus malem ini saingan sama kereta, karena selisih harganya yang engga begitu jauh, tapi dua-duanya sama-sama terjangkau kok ketimbang pesawat sama helikopter (<--pengamat transportasi mudik) Nah, kalau soal budget udah ga beda jauh sama kereta, gue tetep PRO sama bus malem, kenapa? Mari cekidot alasan lainnya.

2. Dari segi kenyamanan, pewe pewe ...
Kalau ditilik dari segi kenyamanan, ohhh sudah barang tentu* bus malem lebih nyaman dibanding transportasi lain, mari kita bandingkan dengan kereta yang ongkosnya 11-12 sama bus malem. Berdasarkan pengalaman gue berpergian ke Solo (<--kampoeng ane, Cing! So? --“) dengan selalu pake bus malem, jadi pastinya di sini gue akan lebih meninggi-ninggikan kenyamanan bus malem haha! Tapi biar adil, gue juga akan meninggi-ninggikan kenyamanan kereta, dikit aja tapi, setengah tiang. Kalau kereta, sisi nyamannya itu adalah saat hmh… saat… (garuk dengkul) bentar bentar… hmhh AH! Duduk anteng sambil ngeliat sawah melintang dari jendela, itu juga durasinya cepet, kalau keretanya kereta ekonomi bisa sambil ber-angin-cepoi-cepoi ria. Udah ya? Lanjut ke kenyamanan bus malem aja ya, cuss! (wooo katanya mau adil! *lempar swalow*) Dooohhh… (<--efek kelemper swallow) Oke, apa sih nyamannya naik bus malem? Yang pasti duduknya seorang sebangku sendiri, kecuali kalau kita bawa anak kecil yang ga ikut bayar tiket atau oleh-oleh yang saking banyaknya gak muat di bagasi. Lalu, dengan duduk di bangku sendiri tanpa berbagi, kita pun akan mudah untuk tidur pules, capek juga kan setengah hari di perjalanan dan kita amat teramat membutuhkan posisi wuenak untuk bisa nikmatin perjalanan. Apalagi kalau sukur-sukur dapet tiket bus malem yang kelas super executive, beeehhhh…. bangku berasa kasur, men!  Mantepnya lagi, di bus malem ga bakal ada orang yang mondar-mandir rusuh plus senggal senggol yang bakal ganggu ke-pewe-an duduk kita. Pun ga perlu takut pant*t tepos gara-gara kebanyakan duduk, karena selama perjalanan biasanya bus akan 2 kali berhenti di rumah makan, nah di saat itu kita bisa isi perut, merenggangkan otot-otot kaku, dan "cari angin," jadi nilai plus sendiri kan untuk kenyamanannya? *naik-turunin alis*

3. Dari segi keamanan, ga perlu tegang ngeri bawaan ilang!
Kalo bicara soal aman sih paling tepat agar diri kita tetep aman dalam perjalanan yaa awalilah dengan doa (weseeeehh…), serius! Karena kalau soal celaka kan di luar kemampuan semampu-mampunya kita. Jadi, yaa untuk yang takut naik kendaraan apapun karena ngeri kecelakaan, ehh untuk semuanya deh, ya doa dulu yaa, biar selamat sampe tujuan :D
Tapiiiiii, teteeeppp bus malem punya nilai plus-nya sendiri kalo disinggung soal keamanan. Di sini gue akan menyoroti banyak kasus yang gue denger dan liat dari berita di tipi kalo sedang maraknya kasus kecopetan atau pencurian di dalam kendaraan, tak terkecuali kendaraan buat mudik. Nah, ini dia! Kalo naik bus malem, kasus kecopetan dan pencurian itu bisa diminimalisir seminimal-minimalnya. Bikuezz, ada bagasi untuk nyimpen koper dan barang bawaan kita yang segaban-gaban, biasanya agen-agen bus malem suka kasih stiker gitu buat ditulisin nama kita and ditempel di barang bawaan jadi ga bakal ketuker sama barang orang lain. Soooo, ga perlu lagi sepanjang setengah hari was-was sambil meluk rapet-rapet tas kita. Kedua, ga ada dempet-dempetan, mepet-mepetan, jadi bisa menghindari kemungkinan kantong diraba-raba (mau dicopet maksudnya.) Walopun gitu, tetep diri sendiri harus waspada ya, jaga diri sendiri dan barang bawaan Anda. Ga usah make perhiasan mewah-mewah kalo naik bus malem, toh juga ga ada yang liat kan lampu dimatiin kalo udah malem, ga usah buka-buka dompet lebar-lebar mentang-mentang dompetnya baru (bukan, bukan curhat! ><)

4. Dari segi plus-plus, view-nya aduhai, Cuy!
View-nya naik bus malem keren banget loh, ga kalah dengan pemandangan kalau kita naik pesawat atau kereta. Sayangnya kan kalau naik kereta atau pesawat durasi mantengin eloknya pemandangan sepanjang perjalanan lebih cepet jadi kurang puas kan. Beda dengan bus malem, kita bisa menikmati pemandangan di luar dengan lebih santai sambil bersyukur deh kalo ternyata ciptaan Tuhan tuh indah-indah yahh :D Gue sendiri paling suka view kalo pas malem ngelewatin hamparan rumah penduduk di kanan-kiri dengan lampu rumahnya yang nyala malah bikin ornamen unik nan cantik sendiri untuk dipandang mata. Keren! Bisa banget kalian coba!^^

5. Dari segitiga (loh?) kenalan-ngobrol-jodoh???
Oke, sekarang dari segi… tiga? Hmhh.., sebenernya gue bingung aja mau namain keuntungan satu ini apa, jadi iseng aja deh, istilahnya judul ini kayak gini deh antara aku, kamu, dan Dia (ihirrrr.. katanya kan engga ada yang kebetulan di dunia ini, hihihi.) Ini didasari dari pengalaman pribadi gue sih selama sering melalang-buana dengan bus malem (padahal cuma Jkt-Solo/Solotigo -,-“) Hampir tiap kali gue pulang atau pun pergi dengan bus malem sering banget kenalan sama orang. Weittsss, tapi bukan orang sembarang orang, kenalan sembarang kenalan. Haha! Tepatnya orang yang biasanya jadi temen ngobrol itu juga mahasiswa yang kuliahnya di luar kota. Kalo udah gitu, lumayan deh kan bisa sharing-sharing soal kampus, at least ada temen ngobrol deh. Juga, bisa nambah-nambah daftar temen atau bisa aja ini cara Tuhan mempertemukan jodoh kita (#eh -________-“). Emang kalo naik kereta ga bisa dapet kenalan? Bisa-bisa aja sih, tapi mungkin saking sibuknya melukin barang bawaan jadi suka ga meratiin orang lain atau meratiin sih tapi dengan mata curiga dan penuh waspada, takut-takut kalau mau ambil barang, hehe.

Well, pada dasarnya semua transportasi punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, karena kesempurnaan hanya milik Tuhan YME (Lohh?? Bunda Dorce kali yaa --") dan kembali ke pilihan kalian sendiri. Semoga “kenapa bus malem?” ala gue bisa membantu kalian memilih atau jangan-jangan malah bikin kalian ga mau milih naik bus malem??? kyaaaa ><

*barang tentu = kata-kata yang katanya formal dari senior gue yang sumpah gue geli banget dengernya waktu dia ngomong kata-kata it, makanya gue taroh deh di sini. haha!

Tuesday, September 13, 2011

Waspada Serangan Galau

Kenapa judul postingan gue kayak lagi kampanye kesehatan "waspada wabah demam bedarah"??? Bikeuzz detik ini ketika gue lagi ngetik kalimat ini, hujan turun. Setelah lama dia betah berlama-lama di atas, mungkin liburan, akhirnya malam ini turun juga dia. Lalu apa hubungannya hujan dengan demam berdarah?? Oh bukan maksudnya, apa hubungannya hujan dengan galau?? Siapa yang setuju kalau hujan tengah malam hari bisa menimbulkan efek samping galau apalagi kalau ditambah iringan merdu lagu-lagu mellow dari akang Winamp?? Hayooo, yang setuju naik ke atas meja!!

Sebenernya judul postingan gue itu hanya untuk ngingetin kalian biar ga terjebak atau sengaja menjebakan diri dengan si galau tersebut, karena gue udah kejebak duluan! (kyaaaaa sengaja tau gue :p) Apa buktinya?? Nih, serangkaian tweet tentang l o v e (karena terkadang galau engga jauh-jauh dari satu kata nan ajaib itu) beberapa hari ini yang bikin gue bisa dibilang menjebakkan diri dalam kubangan galau. Tweet-tweet-sialan-bikin-galau itu terlalu persis sama yang lagi gue rasain jadi jangan salahin gue kalau gua ga bisa nolak galau peliiiiiissssssss....!!! T,T Saya hanya sekedar men-share uneg-uneg karena Uya Kuya lagi engga beruntung ngehipnotis gue #eh, lagi juga engga baik kan kalo uneg-uneg disimpen aja serupa tak samalah kayak kentut kalo ditahan bisa bikin penyakit. Semoga kalian engga ikutan galau ya pas bacanya. Oiya, biar tambah miris-miris-galau coba sambil disetel (setel -_____-") winamp-nya deratan lagu nyahdu albumnya Olivia Ong, Endah n Rhesa, Mocca, dan satu lagi yang kudu Tangga -Utuh-










Friday, September 2, 2011

Waktu Macet-Macetnya Lebaran...

Holla, dudes! Iseng nih, engga ada kerjaan gue. Mau ngebasa-basi di postingan aja males, maklum badan lagi lemes, butuh dia #eaaaa (dia = Procold --"). Langsung aja ya, postingan kali ini gue hanya ingin berbagi hasil keboringan, kesumpekan, keruwetan, kepanasan, kegerahan, ya mereka itulah pokoknya selama gue dan keluarga mengadakan perjalanan ke rumah sodara di Grogol and Bekasi dan terjebak macet! MACET! arggghhhh, si komo mungkin lagi sungkeman sama keluarga komo yang lain di tengah jalan --" Maklum juga lah, kalau icon Lebaran kan ga hanya ketupat, opor ayam, dkk, but also TRAFFIC JAM! ><

Nah, selagi terjebak macet di jalan atau lebih positifnya sebut saja selagi nyauna gratis, gue iseng-iseng nih bermodal kamdig yang kalo engga dengan iman kuat akan mudah menghasilkan gambar burem, ngejepretin apa aja yang mata gue tangkep di jalan. Apaan aja tuh??? cekidot ya! Eh, tapi maap maap nih sebelumnya kalau ada gambar yang mblawur atau burem, mungkin iman gue lagi goyah waktu itu #eaaaa

1
Nah lo, untuk orang-orang yang tipe cuek bebek atau bodo-amatan atau emang-gue-pikirin, lanjutn aja sifat kalian itu, hmh.. tapi agak sesat ya, hahaha. Tapi, emang gue juga rada engga ngarti sih maksud nih baliho apa? ada gambar orang lagi kayak kecebur gitu, terus ada tulisan "Cuek Bebek, Go Ahead", apa maksudnya kalau kalian kecebur, kelelep, atau tenggelem, cuek aja gitu kali ya, ga usah minta tolong? (makin sesat --") Ya, silakan interpretasikan sendiri ya, teman-teman :D


2
Dua gambar di atas itu sama ya, cuma gambar yang ke-2 agak gue perjelas di salah satu kalimat. Liat deh! itu foto warung makan loh bukan salon bebek jadi jangan salah tapsir ya :p Apanya yang kocak, gan? Buat gue yang kocak itu adalah betapa teknik marketing tuh warung makan komunikatif banget. Dimulai dari kalimat di header-nya nantangin gitu kalau daging bebek gak keras. Juga, di foto kedua, yang ada gambar bugs bunny-nya gitu yang ceritanya lagi ngomong "Ayam,,, juga ada tauuuuu,,,???" Iiiihhh, manja banget ya omongannya -,-" Udah gitu, mungkin pemilik rumah makan ini bermaksud juga untuk menggaet konsumen anak kecil secara ada bugs bunny-nya gituh. But, sayang disayangnya dari spanduk ini adalah yang dijual kan bebek dan ayam juga ada tauuuu, tapi kok icon yang dipake kelinci ya? --a


3
Ini toko cetak foto ataupun yang mau minta difoto, agak abstrak ya deskripsi gue, haha, ya begitulah pokoknya (<-- engga tanggung jawab udah bikin orang bingung --") Iya, nama toko ini seperti yang udah terpampang gede-gede di depn tokonya, "FOTO CANTIK." Kebayang ya kalau misal ada cowok yang mau difoto di toko ini, hasil fotonya bakal cantik, sesuai nama tokonya.


4
Rumah mungil di foto ini bukan pos hansip, tapi keliatannya sih toko pulsa. Kocaknya toko ini dijuduli "Counter Kejujuran," berarti toko pulsa ini bertujuan nguji kejujuran konsumennya ya. Gimana cara ngujinya ya? Apakah toko ini engga ada penjaganya? Kalo engga ada, semisal ada yang mau isi pulsa electric gimana dong? hmh...


5
Coba apa yang kalian liat di foto ini?? Hah?? Engga ada yang menarik??? Coba teliti lagi. Itu loh yang oren-oren di tengah. Yep!! Itu VW Kombi warna oranye!! Unyu ya?? Gambar ini diambil atas dasar gue yang ngefans berat sama nih mobil panjang. Cuma itu. hehehe.

Waspada Gudang Celotehan Bajakan!

Belakangan ini gue iseng buka blog gue setelah sekian lama gak terjamah. Gue iseng aja ketik keyword "Gudang Celotehan" di Googl...