Tugas, I HEART youuuu :*

Pernah ga sih kalian sebagai mahasiswa atau siswa tertimpa ribuan tugas berturut-turut? Tugas beserta tetek bengek peraturannya (baca: kemauan dosen/guru yang sumpah-maunya-apa-sih-?!) ngantri di belakang lo kayak lagi ngantri wartel bukan hanya karena efek ditunda untuk menyelesaikannya nanti-nanti, tapi emang orang setekun tekun-tekunnya sekalipun merasa "Ampuuuunnnn, tugasssssss!", bukan lagi minta ampun sama Tuhan, tapi sama tugas? Satu tugas belum ditunaikan, tugas lain datang dengan wajah girangnya? atau mendadak kalian gila dengan tiba-tiba mesen gini di kantin, "Mbak, pesen tambahan waktu 24 jam lagi!" pernah ga kalian kayak yang gue sebutin barusan? pernah ga? pernah ga? (<--nyari temen><) Gue pernah, DONG!

Entah ini perasaan gue aja yang panikan atau emang mahasiswa lain juga berpikir hal yang sama bahwasannya dua minggu awal kuliah semester genap ini tugas bertaburan dimana-mana tanpa kenal ampun! di kelas, di kasur, di dapur, di kantin, bahkan di WC, maksudnya hampir isi kepala gue tugas semua. Padahal baru 2 minggu awal kuliah, tapi nerakanya kayak detik-detik menjelang akhir semester! dan gue pun makin parno gimana kabar gue nanti saat minggu-minggu menjelang akhir semester yang biasanya tugas lebih dahsyat lagi nyerangnya. Tapi, rasanya keanehan ataupun ke-kampret!-an ini bukan cuma perasaan gue aja, karena setelah nginterview temen-temen lain tentang "bagaimana pendapat Anda tentang awal kuliah semester ini? Like atau unlike?" Yap! kebanyakan sependapat sama gue kalau tugasnya terlalu bertubi-tubi. Baik tugas individu, ataupun tugas kelompok.

Gue pun saat ini bukannya mau mengeluh-ngeluh terus, tapi memang rasanya mengeluh itu susah untuk dibendung. Bahkan, ketika mulut gue susah payah untuk tidak bersungut-sungut, raut wajah gue udah mengeluh duluan, raut wajah tidak bisa menolak untuk berekspresi penat. Jadi, kalau lagi lewat di jalan, orang gak usah nyapa "hei, apa kabar?" karena raut wajah sudah menjawab segalanya, segala ke-empet-an gue sama tugas-tugas gak sopan ini, dateng tak dijemput pulang ditelantarin aja.

Mencoba positif? baiklah. Gue mencoba untuk menganggap tugas itu pacar sendiri. Rasanya kalau udah berduaan sama doi, seminggu berasa sehari, sehari berasa sejam, gue butuh waktu lebih panjang dari sekedar 24 jam sehari untuk berduaan sama dia, menikmati masa-masa bersama yang indahnya tiada tara dan enyahlah kau, deadline! Malam minggu aja nge-date? Tiap hari gue nge-date sama dia, tiap jam, tiap menit, tiap detik, kecuali kalau pas nyetor di belakang. Ingin rasanya ada waktu sebentar saja selain tidur untuk melupakannya untuk memberi kesempatan rindu datang, tapi apa daya TUGAS selalu di DEPAN MATA! sehingga yang ada gue hampir kehabisan kata untuk mendeskripsikan betapa tugas terlalu mempesona, menjungkir-balikan hidup gue dengan adaya tariknya.

Kebukti kan betapa minggu-minggu ini gue begitu tergila-gila (gila nyaris dalam arti sebenarnya) sama si tugas sayang!? I HEART you lah, pokoknya! *ciumsayangpakebakiak*


Comments

Popular posts from this blog

Seragam SMA = Baju Jojon

Postingan Galau

Demam Itazura na Kiss, Mischievous Kiss: Love in Tokyo