Mau tau kenapa ada kumis dalam proses gue ngerjain skripsi?
Yuk, dibaca lagi! ;)
Berawal dari gue memilih genre “literature” dalam topic skripsi
gue. Jadi, ada tiga pilihan kategori topik skripsi: edukasi, linguistic, dan
literature. Linguistic itu engga usah gue lirik karena itu ibarat kimia di
kelas IPA and I hate it so much! Dan gue lebih tertarik ke literature daripada
edukasi, meskipun gue juga suka edukasi sih. Nah, karena skripsi gue berbau
dunia literature atau sastra, gue engga menemukan banyak references di perpus
kampus karena lebih banyak buku tentang edukasi di sana. Alhasil, gue harus
rajin ke kampus sebelah, kampus Kartini namanya, dulunya STIBA (Sekolah Tinggi
Bahasa Asing), tapi sekarang udah merging sama FBS, jadi disebut kampus
Kartini. Karena dulunya kampus Kartini ini kampus khusus sastra jadi perpusnya
juga punya buku-buku teori sastra yang engga gue temukan di perpus UKSW.



