aku bersyukur untuk ibuku

catatan syukur #0


setiap hari aku mau berupaya mengingat dan menulis paling tidak satu hal yang kusyukuri dalam 1 hari, karena selalu ada alasan untuk bersyukur, karena kasihNya terlalu berlimpah untuk tidak diberi barang setetes dua tetes pada manusia yang tak layak tapi Ia layakkan ini. agar juga aku boleh terus menuliskan karya-karyaNya di hidupku, seperti Musa menulis kisahnya bersama Allah dalam Keluaran. 



kali ini, aku bersyukur untuk seorang wanita tersayang dan terhebat di dunia, ibu. iya, ibu. dengan deru mesin berkecepatan stabil 20 km/jam, ia memboncengku di motornya, menuju tempat fotokopi untuk memprint lesson plan yang sudah kugarap seharian ini bekal test mengajar esok hari. meskipun jalannya lamban, tapi siapa lagi yang tulus mau menyediakan diri malam-malam begini untuk mencari seonggok tukang fotokopi. meski ibu sering rempong, tapi kasihnya sepanjang jalan terpanjang di dunia. terimakasih, bu. aku tau, ibu sangat berharap aku diterima di sekolah tersebut. melihat usahanya mendukungku, aku tak tega semisal jalan yang satu ini ikut tertutup, walau aku sudah bilang padanya, "jangan kecewa ya kalo gak ketrima." harapan-harapannya yang entah sebesar apa itu lah yang membuatku tak kuasa jika bukan di sini jalannya.

Pencipta, aku bersyukur untuk ibuku. aku bersyukur untuk kasihMu yang mengalir melaluinya. kiranya jika Kau perlu menutup pintu ini, Kau legakan pula hatinya agar tidak bersedih hati. aku mau berjuang taat padaMu. pun aku tahu Kau juga mengasihi ibu, Kau terlebih menyayanginya dari yang kukira. biarlah rencanaMu yang jadi. amin.

August 19, 2013

Comments

Popular posts from this blog

Seragam SMA = Baju Jojon

Postingan Galau

Demam Itazura na Kiss, Mischievous Kiss: Love in Tokyo