Friday, April 15, 2011

"WAH!"

Satu kata untuk hari ini, "WAH!"
WAH, tugas-tugas akhir gue udah kelar semua!
WAH, akhirnya kuliah semester ini selesaiiiiiiiii juga!
WAH wah wah, kamu maunya apa sih? Kok nyebelin!
WAH, Thanks GOD for reminding me! Kirain Bapak itu baca apa, ternyata baca renungan harian Truth!
WAH, Tim sepakbolanya FBS kalah, kurang beruntung!
WAH, wasitnya piye toh, klemer-klemer!
WAH, rese! kuenya udah jamuran!
WAH, nasi gorengnya tutup!
WAH, cah sawinya ternyata lebih mak nyus dari nasi goreng!

Celotehan gue malam ini emang rada engga jelas sih gue akuin, tapi ya entah kenapa gue ingin mengurutkan kejadian-kejadian yang udah gue alami hari ini dan menghubungkannya dengan kata WAH. So, mau itu hal yang nyenengin dan nyebelin tetap bisa dikaitkan dengan kata WAH dan itu artinya dalam hal yang nyebelin banget sekalipun pasti ada hal yang bisa kita syukuri. Dimulai dari pagi-pagi udah ngampus untuk ngerjain tugas akhir Psycholang sama Dian Prat and Ceuceu marice hey hey. Hal yang gue syukuri saat ngerjain tugas bareng ini adalah gue nemu temen sehobi yang doyan nonton Anime alhasil sepanjang perjalanan mengerjakan tugas, gue dan ceuceu nyanyi lagu-lagunya kartun Jepang jaman baheula kayak Fruit Basket, Cardcaptor Sakura, Ghost at School, Hunter X Hunter, dll. Terdengar anak kecil banget ya, tapi ga papa yang penting happy, yang engga happy itu Dian yang secara engga sengaja kita biarkan mikir sendiri (So sorry, Dian). Puji Tuhan, selesai sudah tugas tersebut!

Hal lain yang bener-bener membuat gue tercengang, tertegur, dan tertegun adalah ketika gue berjalan pulang dari SMA3. Saat itu siang hari bolong, sekitar jam 12, gue jalan sendiri mau balik ke kampus ngelewatin jalan sepi yang emang biasanya gue lewatin. Lagi sibuk-sibuknya ngelamun engga tau kenapa mata gue tertarik ngeliat seorang Bapak tua dengan pakaian sangat sederhana dan tas kecil berdiri di dalam sebuah pos satpam yang udah engga dipake. Gue heran dan bertanya-tanya dalam hati (tsah elahhh bahasanyaaa. Lanjut!) "Tuh Bapak-bapak ngapain tuh di pos satpam? Baca apaan tuh? Jangan-jangan baca buku bokep lagi sampe mojok sendirian di tempat sepi!" pikir gue senegatif-negatifnya dan detik itu juga gue pun langsung berniat mempercepat langkah kaki gue. Tapi, setelah gue berjalan makin dekat ke Bapak itu, gue lihat dari samping apa yang sedang Bapak itu baca, ternyata Truth. Truth itu judul buku renungan harian yang biasanya dipakai untuk saat teduh. Mati! gue langsung terenyuh dan minta maaf sama Tuhan udah mikir yang engga-engga. Gue lihat Bapak itu begitu serius membaca halaman yang sedang dia buka tanpa memedulikan orang lewat di sekitarnya, dia baca di tempat sepi dengan wajah seperti orang haus. Seiring gue berjalan menjauh dari Bapak itu (yang masih terus membaca), gue merasa ada sesuatu yang menyentil hati gue detik itu juga, mungkin kejadian barusan merupakan kejadian biasa buat orang lain, tapi itu seperti ada pesan tersendiri buat gue. Gue langsung mikir "Waduh, maksud Tuhan apa ya? Kok tumben-tumbenan gue liat hal kayak gini." Dan gue rasa mungkin Tuhan mencoba mengingatkan gue untuk lebih sungguh-sungguh lagi kalo sate (saat teduh) karena minggu-minggu ini gue merasa engga begitu dapet apa-apa dari sate gue. Well, God, thanks, You works! :)
Sampai di kampus, gue pun berniat beli buku sate, ehh gue tunda karena buru-buru mau bikin tugas lagi dan niat beli sorenya, tapi ujung-ujungnya gue lupa sama sekali (hufffff, lupaku lupaku ku selalu lupa :()

Sorenya, gue masih di kampus dan gue ingin sekali naik jet coaster! (lho, apa hubungannya? ada!) Karena sore itu adalah akhir dari penderitaan gue di semester ini, tugas semua rebes bessss besss bessssss! and come to mama, holiday :D Buat merayakan kemerdekaan gue semester ini, gue, Dian Puspita (perlu sebut nama panjang karena ada banyak nama Dian. hehe), Grace, dan kakaknya Grace yang baru dateng dari Bandung, bareng-bareng nonton bola dari kafe Rindang Atas. Yang main emang dari fakultas gue, FBS, versus FSM. Konyolnya adalah ketika gue dan Dian Puspita dengan kurang kerjaannya berdialog sembari nunggu pertandingan mulai.

Gue: Yan, itu dari fakultas mana tuh yang pake baju kuning-kuning? (nunjuk tim lawan yang seragamnya warna kuning)nb: kita emang belum tau lawannya fbs dari fakultas mana. hehe
Dian: Ga tau. Dari mana ya?
Rayi: Ih, Yan, apa sih tuh kuning-kuning mana di becekan lagi, kayak apa ya? (sambil cengengesan)
Dian: Iya iiii kayak ta*piiiiippp* (sambil sok sok jijik)

Sedetik kemudian gue lihat dua orang cewek yang lagi duduk di bawah ngelirik kita dengan muka sinis sadis mistis, gue santai-santai aja karena merasa engga ada yang salah. Kemudian, gue nengoklah ke sebelah, ada banyak cowok-cowok yang mau nonton bola juga dan salah satu dari mereka gue kenal, dia anak FSM. Selang beberapa menit kemudian, gue mendengar teriakan supporter "FSM PASTI MENANG!" GLEK! gue nelen ludah dan menyimpulkan kalau tim yang pake baju kuning itu dari fakultas FSM, cewek yang ngeliatin gue dan Dian dengan muka kayak mau nyincang daging itu kemungkinan anak FSM juga, dan segerombolan cowok di sebelah gue juga semuanya anak FSM. Tapi, untungnya mereka ga mikirin amat dialog kurang kerjaan gue sama Dian tadi, kalau tidak bisa-bisa kita diamuk massa FSM (hihihi pish"v). Fffffiiuuuuuhhhh.... pada akhirnya kami (gue, Dian, Grace, kakaknya Grace, dan segerombolan cowok FSM) malah nonton bola bersama dengan teriakan kontradiktori kayak gini pas bola bergulir ke arah gawang FBS, gue dan Dian menjerit, "AWAS AWAS, HUSH HUSH!!!", mereka teriak, "AYOO AYOO!!!" mendengar teriakan mereka yang lebih menggelegar dibanding jeritan gue dan Dian yang kayak lagi ngerumpi, gue dan Dian memilih untuk mengecilkan volume jeritan dan lama-lama malah engga menjerit sama sekali karena kebanting dengan teriakan mereka, lagijuga ngeri kalau-kalau tiba-tiba mereka inget apa yang gue dan Dian dialogkan di awal pertandingan tadi.

Well, segini aja dulu celotehan gue hari ini. Rasanya cukup lega bisa sharing apa yang gue alami di sini walaupun engga jelas tapi berharap ada hal bermanfaat yang bisa diambil. Amin :D

No comments:

Post a Comment

monggo komentar membangunnya. saya dengan senang hati akan membaca dan membalasnya. :) makasih juga sudah melipir ke blog saya, jangan jera-jera untuk datang kembali, ya, hehehe. God bless you :).

Waspada Gudang Celotehan Bajakan!

Belakangan ini gue iseng buka blog gue setelah sekian lama gak terjamah. Gue iseng aja ketik keyword "Gudang Celotehan" di Googl...